Sejarah Desa Tuntang

15 Oktober 2025
Administrator
Dibaca 848 Kali
Sejarah Desa Tuntang

Asal-usul/Legenda DesaTertulis / terdengar cerita daerah pedesaan yang subur, tumbuhan yang menghijau, di atas tanah yang datar di tumbuhi pohon dan semak yang masih lebat, hiduplah sekelompok masyarakat rukun dan damai meskipun penduduk dalam kehidupan primitif, Desa “ Tuntang” orang menyebutnya. 18 Km kearah selatan dari kota Ungaran. Desa “ Tuntang” lama – kelamaan menjadi ramai dengan adanya pendatang yang ingin menetap dan tinggal di desa itu. Tak kalah lagi desa “ Tuntang” sudah terkenal di kalangan penduduk atau desa sekitar bahkan terdengar sampai keluar kota kabupaten. Konon cerita di desa ini tak Lepas dari Cerita/ Legenda terjadinya Rawa Pening

Singkat cerita…..setelah Baru klinting mencabut lidi yang ditancapkan ketanah, bekas tancapan lidi tersebut mengeluarkan air yang lama kelamaan meluap menjadi danau, yang selamat hanya satu orang yaitu : Janda Tua yang sudah diberi wasiat oleh Baru klinting jika suatu saat ada air meluap yang banyak untuk menyiapkan “Lesung”.bermodalkan “Lesung” Janda tua itu menaikinya mengikuti aliran sungai Danau. hingga suatu hari Janda tua itu terdampar dibibir sungai, karena kesulitan untuk mengayuh Janda tua itu memukul- mukul lensung hingga mengeluarkan bunyi “ thunk-thank, thunk-thank…thunk-thank….”, ditempat berhenti itulah akhirnya tersohor kisah “sungai Tuntang” lama kelamaan pun Desa tersebut terkenal dengan sebutan Desa Tuntang. Dari hari – kehari cerita ini tersebar keseluruh manca desa. Banyak orang penasaran atas cerita ini, sehingga tidak sedikit orang ingin membuktikannya. Karena kegemparan cerita ini sehingga beritanya terdengar sampai ke telinga pejabat. Tak hayal lagi para pejabat pada saat itu ingin membuktikannya dengan di sertai parapunggawa ( Prajurit ).

Sampai sekarang pun mitos Baru Klinthing masih dipercayai sebagian besar masyarakat Desa Tuntang sebagai penghuni Rawa Pening berbentuk Ular Naga bermahkota Raja.