Jumat Curhat bersama Kapolres Semarang

21 Februari 2025
Administrator
Dibaca 81 Kali
Jumat Curhat bersama Kapolres Semarang

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama Kepala Desa Se-Kecamatan Tuntang di Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang. Kegiatan pada Jumat Curhat ini dilaksanakan tepatnya di aula atau pendopo di Balai Desa Tuntang. Total peserta yang berada di sana yakni sekitar 80 orang.

Peserta kegiatan juga diambil dari berbagai kalangan, ada kepala desa, kepala dusun dan perangkat-perangkatnya, RT, RW, PKK, dan masyarakat sekitar. Program yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan warga masyarakat serta memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta dilanjutkan dengan memberikan bantuan sosial kepada warga yang kurang mampu.

Kegiatan ini terlaksana hanya sekali saja di Balai Desa Tuntang. Hal ini terjadi karena memang dari pihak Kapolres Semarang tidak hanya melaksanakan programnya di satu tempat saja. Pihak Kapolres juga terlibat di berbagai tempat di wilayah Kabupaten Semarang. Jadi tidak hanya orang-orang tertentu yang mendapatkan wadah untuk menyampaikan semua permasalahan yang berasal dari lingkungan (21 Februari 2025)

Seperti yang sudah dijelaskan oleh Bapak Mintardi, bahwasannya di sekitaran Tuntang itu sebelum lebaran sering terjadi kegiatan motoran karbo, banyak klitih, maling dan adanya perang sarung. Apalagi daerah Tuntang itu adalah salah satu ibu kota kecamatan. Selanjutnya juga dijelaskan kembali oleh AKBP Ratna yang mana di bulan Januari 2025 hingga akhir Februari 2025, terdapat banyak kejadian diantaranya premanisme 2 kejadian dengan 2 pelaku. Selanjutnya perjudian 2 kejadian dengan 10 pelaku, dimana perjudian menggunakan media kartu domino dan dadu kopyok, dan lainnya.

Dalam forum Jumat Curhat, pemateri membawakan beberapa materi mengenai permasalahan hukum, notaris, dan beberapa tindakan yang sesuai dengan peraturan di dalam Undang-Undang. Menurut penjelasan dari beliau, alasan mengapa kegiatan Jumat Curhat ini yakni untuk menertibkan dan menjaga keamanan di sana. Karena seperti yang sudah di sebutkan di atas, ketika menjelang lebaran itu banyak sekali maling-maling yang berkeliaran atau anak-anak nakal yang berkeliling di jalanan untuk melakukan tindakan kejahatan.

Dengan beberapa keluhan yang dilontarkan oleh masyarakat setempat, Kapolres Semarang kemudian melakukan tindakan setelahnya. Salah satunya yakni adanya penulisan tentang larangan motoran karbo. Tetapi tidak hanya itu saja upaya yang diberikan oleh Kapolres untuk mengamankan wilayah Tuntang, dari masyarakat sendiri juga menjaga lingkungannya. Tapi tadi ketika Bapak Mintardi memberikan jawabannya, di sela-sela ia berbicara beliau membahas bahwa di tahun ini Kapolres tidak melakukan keliling.

Kegiatan Jumat Curhat yang dilaksanakan di Hari Jumat itu selain silaturahmi, pengaduan keluhan dan mendengarkan aspirasi para masyarakat, kegiatan lainnya yakni pemberian bantuan sosial berupa sembako dan uang tunai kepada masyarakat yang kurang mampu. Bapak Mintardi juga berbicara tentang pemberian bantuan sosial itu diberikan kembali kepada masyarakat kurang mampu yang lebih banyak daripada sebelumnya. Dan dari segi masyarakat di Tuntang juga merasa terbantu akan bantuan dan arahan yang diberikan oleh Kapolres Kabupaten Semarang. Melihat program tersebut, maka dapat dikatakan bahwasannya kegiatan dari program Jumat Curhat ada perkembangan dan kemajuan.

Kontributor: Yunita Ayu Ardani

slot

link gacor

slot gacor

slot