Penilaian Lomba Arsip Tingkat Kabupaten di Desa Tuntang

Pada hari Selasa, 24 Juni 2025, Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, mendapat kunjungan istimewa dalam rangka Penilaian Lomba Arsip Tingkat Kabupaten Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong tata kelola arsip yang tertib, sistematis, dan sesuai kaidah kearsipan di tingkat pemerintahan desa.
Rombongan tim penilai dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Semarang hadir secara langsung, terdiri dari Bapak Drs. Budiyono, Ibu Amik, Bapak Dion, dan Bapak Taufik. Turut mendampingi pula perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes), yaitu Ibu Lintang.
Kedatangan tim penilai disambut hangat oleh Kepala Desa Tuntang, Bapak H. Muhamad Nadhirin, beserta jajaran perangkat desa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Tuntang, serta menegaskan komitmen desa dalam membangun sistem kearsipan yang tertib dan profesional.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan dari pihak kecamatan, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPMD) Kecamatan Tuntang, Bapak Pujiyono, juga turut hadir dan menyampaikan ucapan selamat. Beliau berharap kegiatan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan dokumentasi di tingkat desa.
.jpg)
Aspek Penilaian
Penilaian lomba arsip kali ini mencakup beberapa aspek penting, antara lain:
-
Penataan Arsip Aktif (arsip yang masih digunakan dalam kegiatan sehari-hari)
-
Penataan Arsip Inaktif (arsip yang jarang digunakan tetapi masih harus disimpan)
-
Pengelolaan Arsip Statis (arsip permanen dengan nilai historis)
-
Pengelolaan Arsip Vital (arsip penting yang menyangkut keberlangsungan organisasi pemerintahan desa)
-
Penataan dan Fungsi Ruang Galeri Koleksi Desa Tuntang
yang menampilkan dokumen sejarah, foto, dan benda-benda bernilai budaya lokal.jpg)
Dengan semangat keterbukaan, kerapihan, dan komitmen terhadap tata kelola arsip yang baik, Desa Tuntang berharap dapat memberikan hasil terbaik dalam lomba ini, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya dalam pengelolaan arsip yang tertib dan profesional.
.jpg)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin